My (Step) Mother Part 4

My (Step) Mother Part 4

image

Cast: Kim Kibum, Lee Hyukjae, Han Gaeun (OC), Lee Myunghee (OC)

Genre: Romance, Married life

Rating: PG-15

————

” Bagaimana menurutmu jika seandainya aku menyukaimu? ” tanya Kibum, yang sukses membuat Myunghee shock.

© queensarap.wordpress.com

” Mw, mwo?! A, ak, aku, tak salah dengar, ‘kan? ” Myunghee tergagap.

” Kau tidak salah dengar dan aku juga tidak salah bicara, Nona Lee. Sudah, jawab saja. Kan kubilang ‘seandainya’, bukan berarti itu benar-benar begitu. ” tukas Kibum.

” We, well, nan mollayo. Aku tak tahu. ” jawabnya sedikit bingung.

” Yah, sudahlah. Tak usah dimasukkan ke hati. Aku tak serius kok. ” sahut Kibum santai. Dia lalu mengambil bando di dalam kantong plastik yang masih digenggam Myunghee, memasukkan plastik itu ke dalam tas gadis yang dicintainya tersebut, lantas memakaikannya di kepala Myunghee dengan hati-hati.

” Nah, kau terlihat lebih cantik sekarang. Aku tak salah memilihkan bando ini untukmu. Neo jeongmal yeppo. Neomu yeppo. ” pujinya. ” Aku ke kelasku dulu, eo? Nanti saat jam istirahat aku ke sini lagi. Annyeonghi. ”

Kibum berlalu dengan senyum penuh kemenangan. Rencana hari ini berjalan mulus.

Myunghee mematung tak bereaksi, masih shock dengan serentetan kejadian tadi. Dan itu membuat hatinya berdesir.

” Woooooow!!! ” teman-teman Myunghee memekik takjub. Ternyata mereka mengintip dari jendela tanpa Myunghee sadari. Myunghee terlonjak kaget.

“Romantis!! Waaah ternyata dugaan kami selama ini benar! ” teriak mereka lagi.

Wajah Myunghee sudah semerah tomat sekarang. Dia hanya mampu menyangkal lemah.

” Kami tidak pacaran. ” tegasnya. Perlahan dia masuk dan duduk di bangkunya. Teman-temannya bergerombol di sekelilingnya, siap menginterogasi.

” Tidak mungkin. ” salah satu teman perempuannya berkomentar, dan yang lain menyahut.

” Dia mengatakan perasaannya padamu secara tak langsung! ”

” Dia juga membelikan bando yang cantik, bahkan memasangkannya di kepalamu. ”

” Aku melihat kalian berdua berboncengan saat ke sekolah tadi. ”

” Kau tak bisa menyangkal semua bukti itu, Lee Myunghee! ”

Myunghee menghela napas putus asa, dan mengedikkan bahunya pelan.

” Terserah apa kata kalian. ”

” Apa yang kalian lakukan? ” suara berat nan berwibawa terdengar menggema di ruangan itu. Para siswa menoleh, dan mendapati Park Jaehwa, guru musik mereka yang galak, sudah berdiri di ambang pintu. Mereka bergegas duduk di bangku masing-masing. Pelajaran pun dimulai.

*

Jam istirahat pun tiba. Myunghee yang lupa bahwa Kibum akan ke kelasnya hanya duduk di kursinya sambil masih mengerjakan tugas dari pelajaran terakhir tadi. Dia berpikir keras. Matematika bukanlah hal yang mudah baginya.

” Tsk. Andai saja bocah itu kemari. Aku bisa minta tolong padanya untuk mengajariku. ” gumamnya.

” Apakah maksudmu itu aku? ” terdengar suara bass yang sangat familiar di telinga Myunghee. Lagi-lagi dadanya bergetar hebat. Dia mendongak memastikan siapa pemilik suara tersebut.

” Kibummie! ” soraknya kaget. Mukanya memerah dengan cepat, merasa ketahuan. ” Kapan kau datang? Kenapa aku tak dengar langkah kakimu? Dan ada apa kau ke sini? ”

” Ya! Bertanyalah pelan-pelan. ” tegur Kibum, membuat Myunghee mengerucutkan bibirnya. ” Aku lapar Noona. Ayo temani aku makan di kantin. ”

” Ya Kibum-ah! Tak bisakah kau lihat aku sedang sibuk mengerjakan tugas ini? Aku bahkan baru bisa menyelesaikan tiga dari tujuh soal sejak tadi! ” semburnya. Kibum dengan cepat menyambar dan mengerjakan tugas Myunghee, yang ia selesaikan dalam waktu tiga menit.

” Sudah. ” katanya. Myunghee melongo kagum. ” Ayo ke kantin. ”

Ditariknya tangan Myunghee dan digandengnya mesra, hati Myunghee berdebar lagi.

” Aish! Tidak! Tidak! Ini tidak benar! Kau ini ibunya! Ingat itu! Jangan berdebar! Debaran ini dari iblis! “ batinnya, memperingatkan diri sendiri. Well, dia sadar diri lebih cepat.

Perlahan dia berusaha melepaskan tangannya dari genggaman Kibum, namun tenaganya kalah kuat. Ingin memaksa, tapi takut Kibum mengira dia membencinya. Jadilah dia tetap membiarkan tangannya digandeng meski sedikit enggan.

Mereka segera memesan makanan dan mengambil tempat duduk. Seraya menunggu, mereka berbincang-bincang ringan. Walau sebenarnya lebih banyak Kibum yang bicara. Sesekali dia menanggapi.

**

Myunghee pulang bersama Kibum, sama seperti saat berangkat tadi. Dia agak melamun, hingga tak sadar kalau mereka sudah sampai di depan gedung apartemennya. Masih terngiang di benaknya kalimat yang dilontarkan Kibum tadi pagi.

” …bagaimana jika aku menyukaimu? “

” Ya, Noona! Kita sudah sampai! Kau mau turun atau memang ingin kularikan ke suatu tempat? ” tegur Kibum setengah bergurau.

” Aish kau ini! ” gerutunya sambil turun dari motor. ” Jeongmal gomapta mengantar-jemputku hari ini. ”

” Ne, Yang Mulia Ratu. ” sahut Kibum. Myunghee nyengir.

Saat Kibum hendak pergi, Myunghee teringat ucapannya pagi tadi.

” Tunggu! Jangan pergi dulu! ” cegahnya cepat. Kibum mematikan mesin motornya dengan dahi mengernyit heran.

” Wae? ”

” Soal tadi pagi, kau tak serius, ‘kan? ” tanyanya sedikit khawatir. Kibum tertawa lebar.

” Kau setakut itu? Sudah kubilang aku tak serius. Jadi tenanglah, jangan dipikirkan lagi. Eotte? ”

Myunghee tersenyum lega.

” Baguslah kalau begitu. Oh ya, katakan pada Hyukkie-oppa untuk datang ke sini sedikit lebih awal. ”

” Sejak kapan aku jadi pak pos mu? ” cibir Kibum. ” Aku pulang dulu. Jalja… ”

Myunghee masuk ke gedung apartemen dan mencari lift di belakang lobby. Lupa sudah ia dengan ucapan aneh Kibum, yang ia percayai bahwa itu tak serius. Sementara Kibum di jalan puas dengan hasil kinerjanya hari ini, sudah membuat Myunghee agak kelimpungan.

” Sejak kapan aku tak serius, Myunghee-ya? Well, tadi aku tak berbohong padamu. Aku memang tak serius. Aku hanya amat sangat serius. “ katanya dalam hati penuh percaya diri.

” Tunggu kejutan dariku besok, Nona Lee. ” seringainya.

–TBC–

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s