My (Step) Mother Part 7

My (Step) Mother Part 7

image

Cast: Kim Kibum, Lee Hyukjae, Han Gaeun (OC), Lee Myunghee (OC)

Rating: PG-15

Genre: Married-life

———————-

” Aku tak salah dengar, ‘kan, Oppa? ” ulang Myunghee. ” Kim Jongwoon, penyanyi bersuara emas, yang meninggal saat puncak ketenarannya itu; dia ayah kandung Kibum? ”

” Ya. Memang benar. Sejak SMA aku dan ayahmu bersahabat dengannya. ” jawab Hyukjae lirih.

” Wow… Tidak kusangka… ” ujarnya lagi, takjub. Dia menambahkan dengan tertarik. ” Oh ya, apa Kibum-ah tahu soal ini? ”

© queensarap.wordpress.com

Hyukjae menggeleng. Tatapan matanya terlihat sedih.

” Aku takut membayangkan reaksinya. Aku takut dia benci pada kami jika tahu kenyataannya. Dan, aku tak ingin dia terpisah dariku. Bagaimana pun sudah belasan tahun aku merawatnya, menganggapnya anak kandungku sendiri. Satu-satunya anak yang kumiliki. ”

Myunghee mengelus wajah Hyukjae penuh rasa sayang. Seketika dia sadar siapa yang benar-benar mendominasi hati dan pikirannya. Lantas dia tersenyum.

” Aku yakin, jika Oppa menjelaskan duduk perkaranya, dan meminta maaf padanya, dia tak ‘kan marah. Dia akan berterima kasih dan semakin menyayangimu. ” katanya.

” Sungguh? ”

Myunghee menjawabnya dengan anggukan kepala.

” Sudahlah Oppa. Kita pikirkan besok lagi. Ini sudah larut malam, sebaiknya kita tidur. ”

————————–

Esoknya, rutinitas Myunghee dan Hyukjae sudah kembali seperti biasa. Padatnya jadwal kantor mulai longgar, deal-deal yang harus dimenangkan sudah terurus. Tinggal bekerja dengan santai. Hyukjae jadi bisa mengantar-jemput Myunghee seperti dulu.

Dan Kibum?
Well, ia masih belum tahu fakta tentang dirinya sendiri. Ia masih berusaha mendekati Myunghee di sekolah.

” Noona. ”
Seperti biasa dia main ke kelas X-1, kelas Myunghee.

” Ada apa lagi? ”

” Nanti kau luang, ‘kan? Appa juga tidak ke apartemenmu malam ini. Noona temani aku, ya? ”

” Kemana? ”

” Temanku mengadakan pesta ulang tahun, dan kami–yang diundang–harus datang bersama pasangan masing-masing. Noona tahu aku single dan Noona juga tahu siapa yang sudah membuatku tak berminat pada yeoja lain. Okay? ” pintanya. ” Aku sudah menyiapkan gaunnya untukmu. ”

” Tidak, Kim Kibum! Oh Kibummie… ” sahutnya lirih, merasa lelah dan jengah dengan semua pendekatan Kibum. ” Kau ini namja yang populer, bukan? Tak susah mendapatkan yeoja cantik yang mau menemanimu ke pesta. Aku tak mau. ”

” Ayolah… ” kata Kibum memohon. ” Hanya dua jam. Sebulan yang lalu aku juga menemanimu ke pesta. ”

” Itu karena Hyukie Oppa tak bisa mengantarku. ”

” Setidaknya lakukanlah agar kita impas. Anggap saja itu balas budi sudah menemanimu selama Appa tak ada. ”

Myunghee menghela napas. Dengan terpaksa ia mengiyakan permintaan Kibum.

” Kalau begitu, kujemput jam tujuh sore nanti. Oke? ” katanya sambil mengerling dan lantas berlalu.
Myunghee memijat kepalanya yang terasa pening.

Sepulangnya dari sekolah, Myunghee dikejutkan oleh sebuah kotak besar bersulam pita di meja ruang tamunya. ‘ Dari siapa? Appa? Atau Hyukjae Oppa? ‘ pikirnya bertanya-tanya. Dia membuka tutupnya perlahan, dan menemukan sebuah gaun, tas, dan sepasang sepatu serta kotak kecil lain berisi aksesoris berupa kalung, gelang, cincin, dan anting-anting. Sebuah kartu disematkan di antara benda-benda itu.

” Noona, ini gaun dan kelengkapannya untukmu. Jangan protes; ini hadiah dariku. Nanti malam dipakai ya?

–Kibum–

” Aish! Bocah itu lagi… ” keluhnya.

Ditaruhnya kartu itu di atas tutup kotak, lalu diambilnya isi kotak satu per satu. Kotak aksesoris dia letakkan di meja sementara dia mengamati gaun, tas, dan sepatunya yang berwarna senada.

Gaunnya panjang kira-kira sampai sebetis, dengan warna violet berhiaskan sulaman bunga-bunga kecil, melintang dari sebelah kanan atas mengalir ke arah kiri dan turun terus hingga ke bawah. Sulamannya dipercantik dengan serpihan glitter, membuatnya terlihat seperti taburan bintang di langit. Tasnya bermotif sama. Sementara sepatunya berdesain sederhana; dengan heels yang tak terlalu tinggi, 7cm, berbentuk seperti kain yang diikat menjadi pita.

” Cantik sekali. Tidakkah gaun ini terlalu indah untukku? “ batinnya.

Myunghee melirik jam dinding. Dia berjengit menyadari waktunya setengah jam lagi sebelum Kibum menjemputnya. Tergesa-gesa dia berlari ke kamar mandi.

Selesai mandi, dikenakannya gaun tanpa lengan pemberian Kibum. Kemudian ia duduk di depan meja riasnya, menyapukan make up ke wajahnya. Dia sesuaikan dengan gaunnya malam ini. Tidak terlalu tebal, tapi cukup pantas untuk ke pesta. Lalu dia menyanggul rambutnya sekenanya. Hairspray tak lupa ia semprotkan agar sanggulnya tak mudah lepas. Aksesoris di kotak kecil diambilnya dan dipakainya satu per satu.

Cklek!
Pintu apartemennya terbuka. ” Dia sudah datang. “

” Noona, apa kau sudah siap? ” suara Kibum mengalun dari luar kamarnya. Seperti yang ia duga.

” Sebentar lagi aku selesai, Kibum-ah. ”

Terakhir, dia memasang sepatunya, lalu menyambar tas pesta yang sudah ia isi dengan dompet dan ponsel, serta beberapa alat make up ukuran kecil dan sapu tangan. Di ruang tamunya, Kibum sudah menunggunya dengan setelan rapi. Jas hitam, kaos V-neck warna putih, celana jeans dan pantofel hitam berkilat.

Wajahnya terlihat sumringah, senang mendapati Myunghee memakai gaun darinya.

” Sudah kuduga. Gaun itu cocok untukmu. ” komentarnya. ” Ayo berangkat. ”

———————-

Kibum memegang kemudi, matanya lurus menatap jalan raya. Kalau mau jujur, hatinya terasa sangat pedih saat ini. Ia tak mampu menatap Myunghee lama-lama sambil memasang topeng bahwa ia tak apa-apa. Maka dari itu, fokus menyetir menatap aspal di jalanan Seoul yang lebar terasa lebih membantunya bersikap wajar.

Dia ingat percakapannya siang tadi, ditemukannya sorot mata Myunghee tak lagi hangat. Dan itu benar-benar membuat semangatnya runtuh.

KRIIIIIIIIIN! KRIIIIIIIN!

Ponsel Myunghee berbunyi, memecahkan kebisuan yang sejak tadi tercipta. Myunghee bersyukur, setidaknya ia tak mati kebosanan dengan suasana yang tak nyaman begini. Namun sebuah foto yang terpampang di layar ponselnya membuat ia memucat. Seketika matanya membulat.

” Hyukjae Oppa! “

KRIIIIIIN! KRIIIIN!

Deringnya tak berhenti. Hyukjae menelepon!!

” Eottokhae?! “

–TBC–

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s