My (Step) Mother Part 8

My (Step) Mother Part 8

image

Cast: Kim Kibum, Lee Hyukjae, Han Gaeun (OC), Lee Myunghee (OC)

Rating: PG-15

Genre: Married-life

——————–

KRIIIIIN! KRIIIIIN!

Ponsel Myunghee terus berbunyi, tak peduli bahwa pemiliknya tengah gugup gara-gara ulahnya. Kibum menoleh penasaran, dan didapatinya wajah Myunghee sudah seperti mayat hidup.

© queensarap.wordpress.com

” Waeyo? Igo neun nugumnikka? ”

” Hyukjae Oppa, Kibummie. ” jawabnya terbata-bata. ” Nan eottokhae? ”

” Jawab saja. ”

” Apa yang harus kukatakan padanya? ”

” Well, menurutmu apa yang harus kau bilang padanya? ”

” Ya! Kim Kibum!! ” dengan emosi meletup-letup, tak sengaja Myunghee meneriakkan nama ‘Kim’ di depan nama Kibum. Tersadar, dia menutup mulut cepat-cepat. Kibum menautkan kedua alisnya.

” Sejak kapan namaku jadi Kim Kibum, Noona? Atau jangan-jangan kau tahu sesuatu? ” selidiknya.

” Aniyo. Lupakan saja! ” sahut Myunghee. Dia lantas mengangkat telepon dari Hyukjae, menghindari tatapan penuh tanda tanya Kibum.

” Oppa! ”

” Chagi, eodigayo? “

” Na? Aah, aku di jalan dengan Kibum-ah. Waeyo? ”

” Ya sudah. Hati-hati ya? “

” Ne Oppa… ”

” Tumben Oppa tak menanyakan aku mau ke mana… Aneh. “ pikirnya. Dia melirik Kibum yang sudah fokus kembali dengan kemudinya. Diam-diam ia menghela napas lega.

Tak lama kemudian, mobil yang ia tumpangi memasuki kawasan Sungai Han. Kibum memarkirnya di halaman sebuah restoran mewah di atas sungai yang dibuat berbentuk seperti kapal. Mereka lalu turun dan berjalan santai memasuki restoran tersebut.

” Pestanya di sini Kibum-ah? ” tanyanya.

” Yeah, bisa dibilang begitu.. ”

” Lalu mana teman-temanmu? Kenapa dari tadi aku tak melihat mereka? ”

” Mianhe, Noona. Aku bohong padamu. Acara malam ini bukanlah pesta temanku. ”

” Apa? ”

” Dan sekarang, kau harus memakai ini. Ingat! Kau dilarang mengintip! ”

” Aish! Kau berutang penjelasan padaku, Kibummie! ”

Kibum memasang secarik kain hitam menutup mata Myunghee. Digandengnya tangan Myunghee menuju ujung restoran outdoor berbentuk dek kapal. Mereka melewati pintu yang membawa mereka keluar ke tempat VIP tersebut. Lalu Kibum melepaskan tangannya, membiarkan Myunghee berjalan sendiri. Kemudian memberi tanda ‘OK’ pada seseorang di situ.

” Ya! Kibum-ah! Kau di mana? ” tangan Myunghee menggapai-gapai kebingungan. Dia berhenti berjalan. ” Apa kain ini sudah boleh kubuka? ”

Grepp!!

Tiba-tiba ada sesosok pria yang memeluknya. Bagaimana Myunghee tahu? Oh mudah saja. Bukankah bentuk tubuh pria dan wanita begitu berbeda?

” Ya!! Nuguseyo?! ” teriaknya panik. Ia buru-buru membuka kain yang menutup matanya, dan mendapati Hyukjae tengah memeluknya.

” O-oppa? ”

Hyukjae mengenakan setelan resmi juga.

” Saengil chukkhae! ” bisiknya. Hyukjae melepas pelukannya, dan membiarkan Myunghee melihat ke sekeliling.

Ada sebuah meja agak besar yang ditata sedemikian rupa. Di atasnya tersaji bermacam hidangan yang tampak lezat. Han Gaeun, eonninya, duduk di salah satu kursi di tepian meja itu, memamerkan senyum terbaiknya. Gaeun bangkit dan memeluknya.

” Saengil chukkhae, Myunghee-ya. Kau terlihat luar biasa malam ini. ” pujinya dengan wajah berseri. ” Ayo duduk. ”

Myunghee masih mencoba mencerna rentetan kejadian ini. Dia tak sadar sudah duduk di samping Gaeun.

” Eonni! Memang ini tanggal berapa? ” tanyanya bodoh.

” 21, Sayang. 21 Januari. Ini hari ulang tahunmu yang ke-18. Apa kau lupa? ”

” Oh! Benar juga! ”

” Sebenarnya ini ide Kibum. Kami agak bingung mau merayakan ulang tahunmu seperti apa. Tahun kemarin kita sudah pergi piknik, kemarinnya lagi nonton di bioskop. Dan Kibum mengusulkan memberimu kejutan seperti ini. ”

” Ah. Begitu. ” kata Myunghee. Ia bingung mau bilang apa.

” Bukankah bagus juga sesekali kita sekeluarga makan di restoran begini? ” sahut Hyukjae seraya duduk dan memasang sapu tangan ke pangkuannya. ” Gara-gara pekerjaanku yang menumpuk, kita jadi jarang berkumpul seperti ini. ”

” Benar. Itulah mengapa aku mengusulkan ide ini. ” Kibum mengiyakan. ” Juga untuk menyerahkanmu sepenuhnya pada Appa, Noona. Aku tak bisa lagi meneruskan hal ini. “

” Sudah bicaranya. Sekarang kita makan dulu. Masih ada satu tempat lagi yang harus kita datangi. ” Hyukjae mengakhiri obrolan dan mengisi piringnya dengan menu yang sudah tersaji di meja. Yang lain meniru apa yang ia lakukan.

Makan malam berlangsung normal dan hangat. Obrolan hanya berkisar tentang para bawahan Hyukjae yang sering bertingkah konyol dan aneh-aneh, sampai gosip-gosip yang mendera para bintang Hallyu. Mereka keluar dari restoran sejam kemudian.

Menaiki mobil Kibum (mereka sengaja pergi dengan satu mobil saja, biar irit, kata Hyuk), dengan Hyukjae di belakang kemudi dan Kibum di sampingnya, sementara para wanita di jok belakang. Mobil berjalan santai memasuki area pegunungan.

” Sebenarnya kita mau ke mana lagi sekarang? ” tanya Kibum penasaran.

” Eh? Kau tak tahu Kibum-ah? ” Myunghee menyahut heran. Kibum mengedikkan bahu.

” Aniyo. Setahuku acaranya cuma di restoran tadi. ”

” Nanti juga tahu. ” jawab Hyukjae sekenanya.

Tak sampai sejam, sampailah mereka di tempat yang dituju. Sebuah bukit yang tampak terawat dengan jalan setapak yang lumayan lebar. Mobil diparkir di tempat yang sudah tersedia. Mereka turun dari mobil, dan mendapati tugu batu bertuliskan ” Graveyard Kim’s “.

” Oppa… ” Myunghee hendak membuka mulut, tapi Gaeun memberinya isyarat untuk diam. Hyukjae menelan ludahnya kasar.

” Kau boleh marah ataupun membenciku setelah ini, Kibum-ah. Kau boleh juga memukulku hingga aku babak belur atau wajahku rusak. ”

Kibum terdiam. Di kepalanya tersimpan berbagai pertanyaan. Memantul ke sana sini tanpa jawaban. Siapa yang dimakamkan di sini? Makam orang tua Appa dan Eomma bukan di sini. Dan mereka bukan anggota keluarga Kim. Myunghee juga bukan. Kedua orang tuanya bermarga Lee. Jadi siapa?

Mereka terus berjalan naik menapaki bukit dengan Hyukjae memimpin di depan. Beberapa belokan tak dihiraukan, ia berjalan terus. Barulah setelah di pertengahan bukit ia belok kanan. Ada kompleks kecil makam di situ, 4 gundukan tanah berjejer dengan nisan batu bertuliskan nama masing-masing yang bersemayam di situ. Kim Jonghwa, Song Hyorin, Kim Jongwoon, dan Park Hwayoon. Dua di antaranya bertanggalkan kematian yang sama, 16 tahun yang lalu. Dua lainnya bertanggal kematian beberapa tahun setelahnya. Kibum masih tak tahu makam siapakah ini.

Hyukjae dan Gaeun sibuk menata makanan sesaji berupa tequila, minuman kesukaan Kim Jongwoon, beberapa butir jeruk dan kue, juga buket bunga daisy, bunga favorit Park Hwayoon di masing-masing makam. Kibum dan Myunghee membantu mereka dalam diam.

“Tunggu! Bukankah Kim Jongwoon adalah penyanyi terkenal yang meninggal karena kecelakaan tragis itu? Jadi ini makamnya? Apa hubungan Appa dengan orang ini? “ pikiran Kibum masih bertanya-tanya. Dia belum juga mengerti.

” Jongwoon-ah, maaf, aku baru bisa membawanya sekarang. ” Hyukjae bermonolog di depan nisan Kim Jongwoon, seolah berbicara dengan si penghuni makam. ” Ia besar dengan baik. Tumbuh sehat dan pintar. Meski tak seindah suaramu, ia pandai juga menyanyi. ”

Air mata mulai turun deras di pipinya.

” Maafkan aku. Aku belum memberitahunya soal dirimu dan juga Hwayoon. Aku takut, Jongwoon-ah. Dan aku yakin kau tahu sebabnya. Namun kurasa sekaranglah saat yang tepat untuk tahu semuanya. ”

Myunghee berdebar-debar, tak berani membayangkan reaksi Kibum nanti. Ia menggigit bibir bawahnya gugup.

” Kibum-ah. Kemarilah. ” panggil Hyuk. Kibum mendekat ragu, lalu duduk di samping Hyuk.

” Beri salam pada orang tuamu. ” lanjut Hyuk, membuat mata Kibum membulat. Ia mematung. ” Ayo, Kim Kibum. Kau dengar kata-kataku. Lakukan sekarang. Beri salam pada mereka, kedua orang tuamu. ”

” Apa maksudmu, Appa?! ”

–TBC–

Advertisements

2 thoughts on “My (Step) Mother Part 8

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s