KEI & BRAZE–Prolog

Pertengahan 2009 Pagi yang hening. Orang-orang masih tidur, tentu saja, ini baru jam empat pagi. Ayam pun masih malas berkokok. Tapi tidak bagi Braze. Dia sudah bangun, siap solat subuh. Sejenak dia tatap setelan kemeja-celana bahan-jas almamater hijau yang tergantung di kamarnya. Salah. Kamarnya dan teman-temannya. Yap. Dia super siap, dan tak sabar. Bocah-bocah macam…

KEI & BRAZE–Cast

Okay, it’s a new story. Settingnya di Indo yah, so maybe kalian bakal nemuin beberapa kosakata yang nggak baku (atau parahnya berbau2 alay gitu), I beg your apology for the inconvenience πŸ™πŸ™ Yuk ah perkenalan cast dulu πŸ˜‰πŸ˜‰ Byun Baekhyun as Braze Nugraha Oh Sehun as Hudha Syarif  Jennie as Aulia Halim Eunseo WJSN as…

My (Step) Mother Alternative End Part 8

Hari sudah larut saat Myunghee sampai di apartemennya. Wajar lah, dia dan Kibum pulang dari pantai kira-kira pukul delapan malam, dan perjalanan ke rumah memakan waktu sekitar dua jam. Langit sudah benar-benar gelap, dan itu cukup membuat Myunghee ketar-ketir.  Bagaimana kalau Hyukjae sudah di apartemen? Bagaimana kalau dia tanya macam-macam? Dan bagaimana reaksinya kalau Hyukjae…

My (Step) Mother Alternative End Part 7

Langit mulai gelap. Angin laut juga semakin kencang berhembus. Namun belum ada tanda-tanda Kibum dan Myunghee beranjak dari situ. Keduanya masih santai berbaring, tak menyadari bahwa seratus meter di kejauhan ada Hyukjae yang bertanya-tanya kenapa istri mudanya berduaan saja dengan putranya. Di tempat sepi, dan sangat jauh dari rumah.  Dari sudut pandang Hyukjae, dua muda…

My (Step) Mother Alternative End. Part 6

Kemarin2 gue baca2 lagi ff lama gue, salah satunya ini. Dan setelah gue baca ulang, kok gue ngerasa perlu bikin chapt alternatif. Gue ngerasa kecewa sendiri sm alur yg gue pilih. Mungkin ini efek unrequited love? Mungkin krn gue baper? Mungkin gue kelewat bahagia soalnya malming ini hujan? Gue ga tau juga πŸ˜‚πŸ˜‚  Yg jelas,…

DIFFERENCE #13

Kilaa berjalan dengan bantuan dua kruk di tangannya. Dia berangkat lebih pagi, agar bisa sampai di sekolah tanpa terlambat. Hijab katun magentanya terjuntai sebelah, terlepas dari bros di bahunya.  Gadis itu menghela napas keras-keras. Dia menoleh kanan-kiri, mencari bangku terdekat di pedestrian way yang ia lewati.  ” Morning, Key! ” ” Kilaa-ssi, selamat pagi. ”…

The Beginning #3

Kyouya mendekat. Haruhi dibopong Tamaki. Dia super lega gadis itu baik-baik saja. Tapi di sisi lain dia juga kecewa pada dirinya sendiri.  Kenapa bukan aku yang menyelamatkannya? Kenapa malah Tamaki?  Dia melepas kemejanya tanpa komentar, menyelimutkannya di tubuh Haruhi yang basah. Masih tersisa rasa kecewa yang besar, bercampur dengan kelegaan, membuat dia merasa dia mual…

The Beginning #2

Tamaki berubah seram. Dia menatap Haruhi dengan aura gelap menyelimuti.  ” Bayar dengan tubuhmu, Fujioka! ” Kyouya nyengir senang. Ini menarik (meski sebenarnya dia marah juga), dan dia bisa memanfaatkan bocah itu sesuka dia.  .  .  .  Host Club mempekerjakan Haruhi tanpa dibayar untuk melunasi hutangnya (gara-gara vas delapan juta itu). Kyouya tak terlalu peduli,…

The BeginningΒ 

Tahun ajaran baru belum lama dimulai. Bunga-bunga sakura mulai bermekaran. Dan di pertengahan bulan April, halaman Ouran High School yang  super luas dihiasi kelopak sakura yang bertebaran terbawa angin.  Adalah Ohtori Kyouya, siswa kelas 2 A. Berdiri bersandar di dinding Ruang Musik 3, dengan buku bersampul hitam di tangan. Mengabaikan anggota klubnya yang heboh; Suoh…

DIFFERENCE #12

Hai ayem bek egennn ;*  Gue harap kalian ga bosen baca ini yah… Gue sadar gue ga pinter bikin konflik :’)  Jadi maaf banget kalo entar konfliknya kurang greget.. Tp gue usahain kok ttep, biar seru hehe ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Cuaca masih dingin, salju turun tiap malam, dan dua hari lagi Han Aquila sudah boleh pulang dari…

DIFFERENCE #11

Langit di atas Sungai Han tampak cantik dengan hiasan kembang api berbagai bentuk dan ukuran, membuat Kilaa seketika terpesona. Di Indonesia dulu dia tak punya kesempatan untuk nonton festival macam ini. Di samping karena jadwal mengajinya memang malam hari, dia juga malas berdesak-desakan dengan banyak orang. Kalau ada festival dan dia tak ada jadwal mengaji,…

Affair

Pagi itu entah kenapa rasanya lebih segar dari biasanya. Apa karena semalam hujan? Rise yakin bukan karena itu. Dia tak bisa menjelaskannya dengan kata-kata. Dia merasa terlampau segar, terlampau bersemangat hingga dadanya berdebar. Oh, dia baru ingat! Ini hari pertamanya bekerja!  Gadis itu meletakkan nasi, acar, kimchi, tauge, juga lauk pauk di atas wadah-wadah terpisah…