REGRET #8

Pertengahan 2009 – 2 Hari makin siang. Cuaca makin panas. Begitu pun Kei, tanpa ia sadari suhu tubuhnya makin panas saja. Kepalanya masih pening, tapi ia masih harus menemui Riri dan Waka Kesiswaan untuk minta tanda tangan. Habis itu menemui Kepala TU untuk mencairkan dana yang akan dipakai untuk class meeting. ” Ini hari yang…

REGRET #3

First Meet 2 Pertemuan dengan para mahasiswa PPL bisa dikatakan lancar. Mereka orang-orang yang cukup asyik menurut Kei. Termasuk Braze yang tadinya dia kira kaku. Sudah hampir dzuhur saat Kei, anggota OSIS, juga PPL menyusuri koridor di depan studio musik. Sembari berjalan, mereka bercakap-cakap ringan. ” Oh ya, gimana kalau bertukar nomor hape? Biar lebih…

REGRET #2

Pertengahan 2009 First Meet Hari sudah agak siang ketika Braze dan teman-temannya keluar dari ruang guru untuk menyapa para guru di sekolah itu. Di sampingnya ada Pak Purwono, guru mata pelajaran geografi sekaligus guru pembimbing kesiswaan. Usianya bisa dibilang masih muda, baru sekitar tiga puluh lima tahun. Perawakannya sedang, sedikit berisi, dengan kulit sawo matang…

REGRET #1

2022 Kota Yogyakarta sudah sibuk pagi-pagi begini, tak terlalu jauh beda dengan Jakarta tahun 2016 an. Jalan di mana-mana macet. Yogyakarta penuh dan penat. Padahal liburan baru saja usai. Seharusnya kota kecil itu lumayan longgar ditinggal penduduk asli yang kembali ke perantauan. Tapi tidak–para pendatang yang masuk ada banyak. Ada yang datang karena sekolah (Yogyakarta…

My (Step) Mother Alternative End Part 9

Sudah pukul sepuluh malam saat Kibum tiba di rumah. Hyukjae menunggunya di ruang keluarga, berdiri dengan tangan terlipat di dada dan raut wajah yang tak bisa Kibum artikan. ” Aku pulang. ” Hyukjae tak menjawab. Sibuk menahan amarah yang hampir meledak. Masih terbayang di kepalanya bagaimana Kibum dan Myunghee bercumbu begitu mesra. Bagaimana gadis cantik…

My (Step) Mother Alternative End Part 8

Hari sudah larut saat Myunghee sampai di apartemennya. Wajar lah, dia dan Kibum pulang dari pantai kira-kira pukul delapan malam, dan perjalanan ke rumah memakan waktu sekitar dua jam. Langit sudah benar-benar gelap, dan itu cukup membuat Myunghee ketar-ketir.  Bagaimana kalau Hyukjae sudah di apartemen? Bagaimana kalau dia tanya macam-macam? Dan bagaimana reaksinya kalau Hyukjae…

My (Step) Mother Alternative End Part 7

Langit mulai gelap. Angin laut juga semakin kencang berhembus. Namun belum ada tanda-tanda Kibum dan Myunghee beranjak dari situ. Keduanya masih santai berbaring, tak menyadari bahwa seratus meter di kejauhan ada Hyukjae yang bertanya-tanya kenapa istri mudanya berduaan saja dengan putranya. Di tempat sepi, dan sangat jauh dari rumah.  Dari sudut pandang Hyukjae, dua muda…

My (Step) Mother Alternative End. Part 6

Kemarin2 gue baca2 lagi ff lama gue, salah satunya ini. Dan setelah gue baca ulang, kok gue ngerasa perlu bikin chapt alternatif. Gue ngerasa kecewa sendiri sm alur yg gue pilih. Mungkin ini efek unrequited love? Mungkin krn gue baper? Mungkin gue kelewat bahagia soalnya malming ini hujan? Gue ga tau juga 😂😂  Yg jelas,…

DIFFERENCE #13

Kilaa berjalan dengan bantuan dua kruk di tangannya. Dia berangkat lebih pagi, agar bisa sampai di sekolah tanpa terlambat. Hijab katun magentanya terjuntai sebelah, terlepas dari bros di bahunya.  Gadis itu menghela napas keras-keras. Dia menoleh kanan-kiri, mencari bangku terdekat di pedestrian way yang ia lewati.  ” Morning, Key! ” ” Kilaa-ssi, selamat pagi. ”…

DIFFERENCE #12

Hai ayem bek egennn ;*  Gue harap kalian ga bosen baca ini yah… Gue sadar gue ga pinter bikin konflik :’)  Jadi maaf banget kalo entar konfliknya kurang greget.. Tp gue usahain kok ttep, biar seru hehe ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Cuaca masih dingin, salju turun tiap malam, dan dua hari lagi Han Aquila sudah boleh pulang dari…