DIFFERENCE #13

Kilaa berjalan dengan bantuan dua kruk di tangannya. Dia berangkat lebih pagi, agar bisa sampai di sekolah tanpa terlambat. Hijab katun magentanya terjuntai sebelah, terlepas dari bros di bahunya. Gadis itu menghela napas keras-keras. Dia menoleh kanan-kiri, mencari bangku terdekat di pedestrian way yang ia lewati. ” Morning, Key! ” ” Kilaa-ssi, selamat pagi. ”…

DIFFERENCE #12

Hai ayem bek egennn ;*  Gue harap kalian ga bosen baca ini yah… Gue sadar gue ga pinter bikin konflik :’)  Jadi maaf banget kalo entar konfliknya kurang greget.. Tp gue usahain kok ttep, biar seru hehe ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Cuaca masih dingin, salju turun tiap malam, dan dua hari lagi Han Aquila sudah boleh pulang dari…

DIFFERENCE #11

Langit di atas Sungai Han tampak cantik dengan hiasan kembang api berbagai bentuk dan ukuran, membuat Kilaa seketika terpesona. Di Indonesia dulu dia tak punya kesempatan untuk nonton festival macam ini. Di samping karena jadwal mengajinya memang malam hari, dia juga malas berdesak-desakan dengan banyak orang. Kalau ada festival dan dia tak ada jadwal mengaji,…

DIFFERENCE #10

Okay, now I have some courage to pass through my feelings… Gue udh bisa tenang, so gue udh bisa lanjut…  👌👌👌 Kerumunan orang di dalam masjid seusai sholat Isya’ tadi masih belum bubar, masih banyak yang duduk mengikuti kajian yang rutin diadakan seminggu sekali oleh imam utama di situ. Yixing biasanya ikut juga, tapi dia…